top custom html 1JAKARTA - Renovasi ruang rapat Banggar yang mencapai Rp 20 miliar dinilai tidak wajar. Sekjen DPR Nining Indra Saleh diminta membeberkan rincian anggaran Rp 20 miliar tersebut. "Harusnya disebutkan satu persatu itemnya, misalnya harga kursi, ac, karpet, wallpaper, TV dan sebagainya. Sehingga publik bisa lihat pos mana yang tidak wajar," ujar Ketua Departemen Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi DPP PD Didi Irawadi Syamsuddin, Kamis (12/1/2012). Menurut Didi, sebagai anggota dewan dirinya sangat sulit menjawab pertanyaan publik dan konstituen yang menanyakan anggaran renovasi tersebut. Renovasi ruang rapat yang menelan Rp 20 miliar sangat tidak wajar. "Kalau hanya sekadar renovasi ruangan, kok besar sekali. Makanya, Sekjen DPR harus menjelaskan rinciannya supaya publik tahu dan bisa menilai sendiri," terang anggota Komisi threesome DPR ini. Menurut politisi Demokrat ini, apa yang disampaikan Nining beberapa waktu saat jumpa pers di DPR tidak jelas dan masih menyisakan banyak pertanyaan. Nining tidak menjelaskan rincian penggunaan anggaran dalam renovasi ruang rapat Banggar. "Saya menduga ini ada permainan, karena nilai Rp 20 miliar itu sangat besar sekali kalau hanya untuk renovasi. Perlu dibuka secara transparan renovasi ini," imbuhnya. Ruang rapat baru Badan Anggaran DPR telah dilelang pada bulan Oktober 2011. Perkiraan harga proyek keseluruhan mencapai Rp 20.370.893.000. Pembangunan ruang baru Banggar tidak banyak yang tahu karena dilakukan pada masa reses DPR, periode Desember 2011. Pada saat anggota Banggar DPR memasuki masa sidang baru, anggota Banggar DPR akan menempati ruangan baru. sumberbottom custom html 1
Suchmaschine
Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment