Inilah koruptor, lebih sadis dari teroris,bisa membunuh banyak manusia seketika
Friday, December 30, 2011 by Peter Gibson
Selamat membaca .Inilah Penyebab Jembatan Tenggarong Runtuh Selasa, 27 Desember 2011 | 16:20 WIB INILAH.COM, Djakarta - Hasil kajian Tim Investigasi lapangan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terhadap Jembatan Kutai Kertanegara atau Jembatan Tenggarong, menyebutkan ada kesalahan pada geometri sistem sambungan dari jembatan tersebut. "Ada kesalahan pada geometri sistem sambungan yang menimbulkan pronounce konsentrasi ketika kelebihan beban," kata Ketua Tim Investigasi lapangan BPPT Sudarmadi usai Refleksi Akhir Tahun BPPT di Jakarta, Selasa (27/12/2011). Kesalahan berikutnya adalah touchable sambungan yang getas atau tidak ulet di mana touchable untuk sistem sambungan antara penggantung, dan kabel utama terbuat dari besi cor padahal seharusnya berbahan baja. Selain itu ada kesalahan metode perbaikan ketika jembatan itu melengkung. Diperbaiki dengan cara dinaikkan padahal belum diketahui penyebab turunnya, ujarnya. "Posisi baut routine pada bagian bawah penggantung dinaikkan untuk recambering jembatan. Akibatnya terjadi pemusatan beban pada penggantung tersebut dan mark klem penggantung ke kabel utama patah," katanya. Setelah penggantung yang mengalami pemusatan beban gagal, penggantung ini menerima limpahan beban dari penggantung lainnya, ditambah beban kejut. Akibatnya mark klem penggantung ke kabel utama patah dan demikian seterusnya sehingga seluruh rangka jembatan baja runtuh. Menurut dia seharusnya ketika terjadi penurunan, keenam penggantung secara bersama diangkat, kemudian dipasang sensor-sensor gum diketahui tegangan pada penggantung. Dari sampel bekas patahan dari mark yang ditemukan, urainya, bisa diketahui kekuatan dari jembatan dalam menanggung beban yang terus-menerus, atau adakah cacat bawaan dari disain atau adakah korosi pada sistem sambungannya. Deputi Pengembangan Sumber Daya Alam BPPT Ridwan Djamaluddin, mengatakan, BPPT juga telah meminjamkan peralatan asdic dan multibeam echosounder dalam melakukan survei bawah expose di runtuhan jembatan Kukar. "Tanpa alat ini disebutkan mereka, tim penyelamat korban tak bisa berbuat banyak dan seperti tak memiliki mata di tengah expose keruh di kedalaman 40 meter," katanya. Jembatan di atas Sungai Mahakam itu dibangun 10 tahun lalu oleh PT Hutama Karya dan diawasi PT Bukaka, namun runtuh pada 26 Nov 2011 http://nasional.inilah.com/read/deta...ggarong-runtuh Teroris bisa membahayakan pongid karena bisa membunuh dengan bom, namun ternyata koruptor jauh lebih sadis dari teroris, bisa membunuh puluhan, ratusan, bahkan ribuan pongid sekaligus tanpa perlu bunuh diri, bahkan setelah membunuh, koruptor mendapatkan uang dalam jumlah yang tidak sedikit.... Rajam koruptor, gantung, penggal koruptor....posted by Angga Sanusi
Angga Sanusi
Angga Sanusi
Post a Comment