[Matre Inside] Konflik Sampang karena Perbedaan Pendapatan
Saturday, December 31, 2011 by Peter Gibson
Selamat membaca .JAKARTA, KOMPAS.com â" Ketua Dewan Syura Ikatan Jemaah Ahlul Bait state (IJABI) Jalaluddin Rakhmat mengatakan, konflik yang terjadi antara Sunni-Syiah di Sampang, Madura, bukan karena perbedaan pendapat, melainkan karena perbedaan pendapatan yang dipicu oleh konflik interior keluarga antara Raisul Hukama (Rais) dan adiknya, Tajul Muluk. Pria yang akrab disapa Kang Jalal itu menjelaskan, Rais dan Tajul awalnya sama-sama menjadi pengurus IJABI. Namun, karena ada persoalan interior di antara keduanya, akhirnya pada 2009 Rais memutuskan untuk keluar dari IJABI dan bergabung bersama kelompok yang "berlawanan". Kang Jalal mengungkapkan, konflik interior antara Rais dan Tajul berimbas pada perbedaan pendapatan di antara keduanya. Dia menduga, Rais akan mendapatkan keuntungan jika adiknya kemudian diisolasi ataupun direlokasi ke tempat lain. Hal ini mengingat, kakak beradik ini sama-sama memimpin sebuah pesantren di wilayah tersebut. "Konflik di Sampang hanya karena masalah interior keluarga. Tapi kemudian Rais membawa-bawa semuanya," kata Kang Jalal, dalam jumpa pers yang digelar di kantor PP IJABI, Kemang, Jakarta, Sabtu (31/12/2011). Untuk itu, dia mengimbau gum maternity body jangan mengatakan jika konflik di Sampang terjadi karena perbedaan pendapat. Menurut Kang Jalal, masyarakat state sudah terbiasa dengan perbedaan pendapat, termasuk dengan perbedaan agama. "Bangsa ini sudah damai sejak dahulu. Kita ini (Sunni-Syiah) rukun, konflik terjadi karena ada perbedaan pendapatan. Saya tidak enak mengatakannya, tapi ini karena 'matre'," ungkapnya. http://nasional.kompas.com/read/2011...aan.Pendapatan =========================== agama malah dibisnisin :capedesposted by Angga Sanusi
Jual Beli Kaskus
Jual Beli Kaskus
Post a Comment