2012, Bandar Politik Mulai Berduel
Sunday, January 1, 2012 by Peter Gibson
Selamat membaca . Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik Quote:
Uploaded with ImageShack.us Quote: POLITIK state di tahun 2012 dipastikan akan tetap ramai dan panas meski dimainkan oleh pemain lama. Politik di negeri kita pada tahun baru ini masih berkutat di wilayah koalisi dan 'main mata' antar partai politik (parpol) yang ada di wilayah legislatif maupun eksekutif. Hal ini disebakan, pertama, disfungsi dan inefektivitas koalisi pendukung pemerintah. Kedua, politik saling menyandera dan politik barter. Ketiga, gesekan antarpartai sebagai warming-up 2014. Disiplin koalisi yang lemah akan terus-menerus menjadi 'penyakit' pemerintahan SBY jilid kedua sejak kasus Century, ingroup pajak, hingga klausul kontroversial yang membelah koalisi Sekretariat Gabungan (Setgab) dalam pembahasan revisi UU Paket Politik, terutama isu parliamentary threshold, pengurangan alokasi kursi per dapil, dan lain-lain. Koalisi pendukung pemerintah hanya bersepakat dalam dua hal. Yakni, mempertahankan SBY hingga 2014 dan mempertahankan postur kabinet politik yang terdiri atas menteri-menteri dari partai koalisi. Selebihnya, partai-partai koalisi bebas berakrobat politik di DPR. Ahli politik kenamaan Giovanni Sartori mengatakan, "The problems of presidentialism are not in the chief arena, but in the legislative arena". Itu menjelaskan alasan pemerintahan SBY-Boediono yang didukung enam partai dengan amount kekuatan di parlemen mencapai 75,54 persen atau 423 di antara 560 kursi gagal mendisiplinkan koalisi. Pertama, desain institusi presidensial yang dipadu sistem multipartai ekstrem sulit melahirkan stabilitas pemerintahan. Studi histrion Mainwaring dan Gospels Shugart (1997) menyatakan, kombinasi sistem presidensial dan multipartai akan melahirkan presiden minoritas (minority president) dan akhirnya akan menghasilkan pemerintahan yang terbelah (divided government). Presiden akan tersandera secara politik dan sangat sulit mendapat dukungan politik di parlemen. Menurut Mainwaring, kondisi tersebut disebabkan tidak adanya partai mayoritas di parlemen yang membuat potensi situation antara legislatif dan eksekutif makin besar. Kombinasi sistem presidensial nonnegative multipartai ekstrem juga membuat koalisi yang bersifat permanen sulit dicapai. Kedua, selain persoalan sistem, pada tataran lebih teknis, SBY gagal membentuk info koalisi yang kukuh yang dirajut dengan kontrak politik yang mengikat serta tidak multitafsir. Ketiga, koalisi bukanlah entitas kolektif yang bersifat tunggal. Enam partai mitra koalisi memiliki kepentingan politik, ekonomi, dan elektoral yang berbeda-beda. Koalisi obesitas yang digalang SBY dibangun di atas fondasi pragmatisme, sehingga sikap mitra koalisi di parlemen sangat ditentukan oleh arah mata angin. Setgab adalah implikasi kegagalan SBY mendisiplinkan koalisi. Politik, dalam definisi Laswellian, adalah ââwho gets what, when, and how. Pertarungan sesama anggota Setgab dipengaruhi kepentingan politik, ekonomi, dan elektoral yang saling bertabrakan. Ibarat poligami politik, Golkar yang fencing terakhir bergabung dalam barisan koalisi dianggap "istri muda" yang membuat cemburu "istri-istri tua" (PKS, PPP, PKB, dan PAN). Meski fencing belakangan ikut dalam gerbong koalisi, bargaining function Golkar fencing tinggi. Posisi tawar masing-masing anggota Setgab ditentukan oleh actual politik. Di sinilah Golkar pintar memainkan kartunya. Kekuatan kursi partai berlambang beringin itu merupakan yang terbesar kedua setelah Demokrat. Golkar juga sangat licin, untuk tidak mengatakan licik, dalam memainkan manuver politik di DPR. Melihat realitas politik saat ini dan persiapan pemilu serta pilpres 2014 maka bisa disebut jika tahun ini adalah tahun dimulainya 'duel' maternity 'bandar politik' yang ada di koalisi ataupun di wilayah legislatif. 'Konflik' politik juga kemungkinan besar akan menjalar ke berbagai provinsi sebagai konsekuensi politik nasional. Alhasil, dipastikan berbagai trik dan upaya saling menjegal akan sering terjadi saat ini. Sumber: http://krjogja.com/liputan-khusus/so...lai-berduel.kr Wah, akan semakin ganas persaingan politik tahun 2012posted by Angga Sanusi
Jual Beli Kaskus
Jual Beli Kaskus
Post a Comment