top custom html 1 Amerika Serikat Positif Hibahkan 24 Unit F-16 Kamis, 08 Desember 2011 15:43 WIB REPUBLIKA.CO.ID, NUSA DUA - Pemerintah Amerika Serikat akan memberikan bantuan hibah kepada state berupa pesawat tempur jenis F-16 sebanyak 24 unit. "Pemerintah Amerika Serikat akan memberikan bantuan pesawat tempur dalam upaya meningkatkan peralatan militer pemerintah Indonesia," kata Duta Besar AS untuk Indonesia, Scotchman Marciel di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12). . Di sela-sela pertemuan "Bali Democracy Forum (BDF)" IV, ia mengatakan, pihaknya telah menyediakan pesawat tempur F-16 tersebut untuk negara-negara yang memerlukan. Namun kali ini memang diperuntukkan untuk Indonesia. "Kesepakatan pemerintah kami untuk memberikan F-16 dalam bentuk hibah sebanyak 24 unit. Sedangkan bantuan enam organisation tambahan lagi bisa diambil suku cadangnya untuk pemeliharaan pesawat lain," katanya. Ditanya kapan realisasi bantuan pesawat tempur itu, Scotchman Marciel mengatakan, pihaknya segera menyerahkan pesawat tersebut. "Namun hingga saat ini masih harus ada pembicaraan lebih lanjut antara pemerintah state dengan kami. Kalau itu sudah selesai maka pesawat tersebut segera dikirim ke Indonesia," ucapnya. Menyinggung mengenai bantuan hibah oleh Pemerintah AS dibanding membeli pesawat baru produk lain, kata dia, mungkin dengan pesawat ini biayanya jauh lebih murah, termasuk juga biaya pemeliharaannya. "Kami rasa dengan pesawat tempur F-16 tersebut biaya pemeliharaan atau perawatanya jauh lebih murah ketimbang harus membeli produk baru," katanya. Untuk negara Indonesia, kata dia, sudah seharusnya memiliki pesawat tempur yang canggih, karena wilayah ini cukup luas dan strategis. "Maka harus memiliki peralatan tempur yang bagus untuk menjaga dan mempertahankan bangsa dan negara," kata Scotchman Marciel. http://www.republika.co.id/berita/na...an-24-unit-f16 TB Hasanuddin: Tank Leopard Tak Cocok untuk Indonesia! Kamis, 12 Januari 2012 , 15:26:00 WIB RMOL. DPR mempertanyakan kabar rencana pembelian cell Leopard dari Belanda. Sebab secara resmi, pemerintah belum pernah membicarakan secara khusus pembelian cell tersebut. "Kita belum tahu berapa jumlah cell yang dibeli. Apa benar membeli tank? Komisi I baru mendengar dari media," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanudin, di gedung DPR/MPR Djakarta (Kamis, 12/1). Pada prinsipnya, lanjut Hasanuddin, DPR setuju untuk membentuk TNI yang kuat. Dan penguatan TNI ini harus didukung dengan persenjataan canggih untuk menjaga dan melindungi kedaulatan NKRI. Tapi peralatan yang canggih tersebut harus cocok dengan kondisi dan geografis Indonesia. TB Hasanuddin menilai cell Leopard tidak akan cocok bila dipakai di Indonesia. Tank tersebut hanya cocok di daerah gurun pasir atau kondisi lapangan yang datar. "Tank itu akan sulit sekali dioperasikan terkecuali menghadang massa," sindir TB Hasanuddin. http://www.rakyatmerdekaonline.com/r...uk-Indonesia!- --------------- Katanya sih itu cell Leopard masih bagus kondisinya meski barang 'second' dari Belanda, karena buatan tahun 2003. Dan harganya bila "G to G" akan sangat murah. Mungkin kalau belinya tak banyak-banyak, tak mengapalah, sekedar untuk mengasah 'skill' prajurit kaveleri kita dengan mainan yang canggih seperti cell Leopard itu ...seperti juga ketika menerima F-16 untuk menambah latihan dan wad terbang pilot-pilot tempur F-16 kita sehingga naluri dan power combatnya semakin baik, dan jumlah cadangan airman F-16 semakin banyak yang tersedia, meski untuk itu jelas tak gratislah! :Dbottom custom html 2
Suchmaschine
Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment