(HOT) Iran Ancam Kapal AS, Teluk Makin Tegang

Selamat membaca . Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik PAGI AGAN2 SMUA SEBELUMNYA MOHON DI :rate5 DAN BERHARAP DAPET :toast N JANGAN DI LEMPAR :batabig Gimana pendapat AGAN2 SMUA TENTANG KONFLIK IRAN VS AS?? KAN SEKARANG LAGI PADA MEMANAS TUH,berita terbaru IRAN ngancem AS lagee GAN!!!! LANGSUNG AJA GAN CEKIDOTTT Spoiler for AYOPERANG: TEHERAN--Angkatan Laut (AL) empire menuntaskan latihan perang selama 10 hari di sisi timur Selat Hormuz. Bersamaan itu, kemarin (3/1) Tehran memperingatkan Amerika Serikat (AS) gum tak mengirimkan kembali USS Evangelist C. Stennis ke Teluk Persia. Akhir marten lalu, kapal induk itu meninggalkan wilayah Teluk lewat Selat Hormuz. Jika kapal AS yang mampu mengangkut 90 plane tempur dan helikopter itu terlihat lagi melintasi Hormuz ke arah Teluk Persia, empire menyatakan tak akan segan melancarkan serangan. Ancaman tersebut membuat situasi di kawasan Teluk makin tegang. "Iran tidak akan mengulangi kembali peringatannya. Kapal induk musuh (AS) telah meninggalkan Teluk empire dan menuju Laut Oman karena latihan perang kami. Karena itu, kami mengimbau AS gum tidak memerintahkan kapal itu kembali," tegas seorang petinggi militer empire Ataollah Salehi kemarin. Salehi menyatakan bahwa pemerintahannya tidak suka dan tidak ingin mengulang peringatan. Karena itulah, dia meminta AS mereaksi serius peringatan empire tersebut demi menghindari konflik. "Saya menasihati, menyarankan, dan memperingatkan gum (AS) tidak menempatkan lagi kapal induknya di Teluk Persia," serunya seperti dilansir Kantor Berita IRNA. Kapal induk AS yang biasanya selalu dikawal oleh lima kapal perusak itu terlihat meninggalkan Teluk empire akhir marten lalu. Kapal bertenaga nuklir tersebut melintasi Selat Hormuz ke arah timur menuju Teluk Oman. Belakangan diketahui bahwa kapal sepanjang 332,8 cadence itu berada di Laut Oman. Dalam waktu dekat, USS Evangelist C. Stennis akan menuntaskan misi tujuh bulannya di kawasan Teluk. Iran yang mendeteksi pergerakan kapal induk itu dari satelit sempat mengritik AS. Pasalnya, kapal itu melintasi Selat Hormuz saat militer Negeri Para Mulla menghelat latihan perang di sisi timur selat yang memisahkan empire dan Oman tersebut. Ketika itu, Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyatakan bahwa selat yang menjadi jalur distribusi minyak utama dunia itu memang biasa dilewati USS Evangelist C. Stennis. "Kami tidak pernah berencana memicu konflik, tetapi kami selalu sigap mengantisipasi segala ancaman bahaya," kata Salehi. Selain kapal induk AS, pesawat pengintai empire mencatat ada beberapa armada udara asing yang melanggar structure wilayahnya saat AL-nya melancarkan latihan perang. Komandan Pertahanan Udara empire Jenderal Shahrokh Shahram paronomasia langsung melontarkan ancaman saat itu. Secara terpisah, Jenderal Hassan Firouzabadi dari Garda Revolusi mengungkapkan bahwa pasukan selected empire yang dipimpinnya juga akan segera menghelat latihan perang. "Manuver laut merupakan information latihan rutin AL dan Garda Revolusi Iran. Dalam waktu dekat, Garda Revolusi akan menggelar latihan seperti AL di kawasan Teluk," ujarnya tanpa menyebutkan tanggal atau lokasi latihan. Jubir Kemenlu empire Ramin Mehmanparast menyebut bahwa latihan perang merupakan bentuk pertahanan militer negaranya atas tekanan dari luar. Apalagi, menurut dia, kehadiran kapal induk AS dan kekuatan militer asing lain di sekitar perairan empire telah meningkatkan kewaspadaan di dalam negeri. "Latihan perang menjadi komitmen kami guna menciptakan stabilitas keamanan regional," tutur dia. Kendati militer empire memusatkan kekuatan mereka di Selat Hormuz pasca-ancaman Tehran untuk menutup jalur pelayaran internasional itu, Mehmanparast menerangkan bahwa pemerintahannya tetap terbuka untuk berunding. "Saat ini, kami dalam posisi menunggu ajakan dari Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Empress choreographer untuk berunding," katanya. Kapanpun UE mengundang, lanjut Mehmanparast, negaranya siap hadir dan duduk bersama membahas nuklir. Oktober tahun lalu, UE telah melayangkan surat kepada Tehran untuk mengajak negara tersebut kembali ke meja perundingan. Tetapi, sampai sekarang surat tersebut belum ditindaklanjuti. empire pun, menurut UE, belum membalas surat yang ditandatangani choreographer tersebut. "Mereka (Teheran) harus lebih dulu membalas surat kami gum kami bisa menindaklanjuti ajakan untuk kembali berunding," ucap Jubir Ashton, archangel Mann. Tanpa ada balasan dari Iran, lanjut dia, UE tak bisa menindaklanjuti ajakan berunding itu. Namun, Mehmanparast mengaku bahwa pihaknya telah merespons surat UE tersebut meski tidak secara tertulis. Sementara itu, Prancis terus mendesak supaya AS dan negara-negara UE segera menjatuhkan sanksi lebih tegas pada Iran. Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe kemarin. "Iran telah terbukti secara meyakinkan tengah berusaha menciptakan senjata nuklir. Karena itu, kita harus segera menjatuhkan sanksi serius," katanya seperti dilansir stasiun televisi I-Tele. Dia mengimbau negara-negara UE mengikuti jejak AS yang membekukan seluruh aset milik empire di Negeri Paman Sam. Menurut dia, saat ini pemerintahan Presiden Nicolas Sarkozy sedang berupaya membekukan seluruh aset empire di Prancis. Juppe juga mendesak gum embargo atas minyak empire segera diterapkan. SUMBERNYA GAN >> http://www.jpnn.com/index.php?mib=be...tail&id=113161 Jual Mobil Murah . Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik . Harga Notebook .
Angga Sanusi
Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment