Kebijakan - kebijakan DPR yang "Pro" rakyat
Sunday, January 8, 2012 by Peter Gibson
selamat dateng, maternity anggota rakyat menciptakan kebijakan yang sungguh 'merakyat' , yang dimaksud 'rakyat' disini adalah kumpulan anggota DPR yang anehnya Dewan perwakilan rakyat tapi ko pentingin diri sendiri :cd: berikut laporannya Pengadaan Rumah Aspirasi Quote: ketika maternity rakyat kecil masih tinggal di pinggiran sungai yang sering banjir , di pinggiran rel yang membahayakan , dan di sudut kumuh kota , anggota DPR yang lucunya mempunyai ide untuk mengeluarkan kebijakan yang kontroversial, yaitu pengadaan rumah aspirasi senilai Rp 200 juta per anggota dewan per tahun. Apabila hal itu terjadi, maka Rp 200 juta dikalikan 560 anggota DPR, sehingga negara harus mengeluarkan dana sekira Rp 122 miliar per tahunnya. Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan rumah serta membiayai operasional, termasuk menggaji maternity pekerja di rumah aspirasi tersebut. Koment cardinal Quote: buset , katanya dewan perwakilan rakyat , coba ente tinggal di pinggir sungai , atau deket bantar gebang rasain deh gimana jadi rakyat yang sebenarnya, :o Spoiler for Sumber: http://sindoradiosemarang.com/2010/0...kontroversial/ Gaji DePeEr yg 'OK' Punya Quote: etiap tahunnya, maternity anggota DPR menerima gaji bersih sebesar RP 900 jutaan. Tapi ironisnya, gaji yang sangat tinggi itu tidak diimbangi dengan kerja legislasi yang memadai, anggota DPR yang pembolos justru merajalela. âKami sangat prihatin dengan kinerja maternity anggota DPR yang hanya menonjolkan 3P, yaitu pemboros anggaran, pembolos rapat, dan provokator public, ketimbang merancang UU. DPR baru menyelesaikan 5 UU dari 70 yang direncakan pada tahun ini," ujar Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Khadafi. Fitra menghitung gaji bersih dari setiap anggota DPR sebesar Rp 913 juta pertahun, sebesar Rp 929 juta pertahun untuk posisi wakil ketua badan, dan sebesar Rp 937 juta pertahun untuk ketua badan. Fitra memperkirakan Rp 511 miliar uang rakyat habis hanya untuk gaji 560 maternity anggota DPR. Uchok menilai, gaji anggota DPR ini terlalu besar jika dibandingkan dengan kinerja mereka di parlemen. Uchok mendesak Sekjen DPR dengan Badan Kehormatan DPR untuk memotong tunjangan anggota DPR setiap bulannya. (Asti). koment cardinal Quote: gile lu gan , gaji buta tuh :o , negara susah ente malah ingin memperkaya diri :malus Spoiler for sumber: http://sindoradiosemarang.com/2010/0...ggi-kinerjanya Studi banding/Plesiran?Ga jelas Quote: JAKARTA, KOMPAS.com â" Sejumlah anggota DPR yang tergabung dalam komisi maupun alat kelengkapan melakukan studi adornment ke luar negeri di masa reses ini. Komisi I berkunjung ke lima negara yakni Perancis, Spanyol, Turki, Rusia, dan AS. Komisi octad melalui Panitia Khusus Rancangan Undang-undang Fakir Miskin berangkat ke China dan Australia. Komisi X berangkat ke Spanyol dan China untuk belajar dan melihat fasilitas olahraga, perpustakaan, belajar pendidikan, dan wisata. Sedangkan Badan Urusan Rumah Tangga DPR akan menyambangi Inggris dan Amerika Serikat. Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum state untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi mengatakan, sepanjang tahun 2011, DPR mengalokasikan anggaran studi adornment ke luar negeri sebesar Rp 105,924 miliar lebih. Nilai ini setara dengan dengan 2.301 beasiswa bagi anak keluarga miskin untuk menempuh pendidikan dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Pagu beasiswa untuk anak keluarga miskin dari jenjang SD hingga perguruan tinggi tahun ini hanya Rp 46,038 juta per orang. komeng ane Quote: buset gan , artis aja ga pernah sampai ke 5 negara gitu , ga nyadar masih banyak pongid yang butuh pendidikan , ini malah studi adornment ga jelas , mirip mirip plesiran malahan :o Spoiler for sumber: http://nasional.kompas.com/read/2011...di.Banding.DPR Renovasi JAMBAN DPR 2m Quote: Sejumlah anggota DPR mulai mempertanyakan rencana renovasi amount commode DPR dengan anggaran Rp 2 miliar. Sejumlah anggota DPR heran kenapa renovasi commode anggota DPR menelan anggaran hingga RP 2 miliar, padahal commode baru diperbaiki tahun lalu. "Di lantai 3 gedung Nusantara I DPR memang banyak commode yang rusak. Padahal baru diperbaiki tahun lalu," keluh Ketua Komisi I DPR dari PKS, Mahfudz Siddik. Hal ini disampaikan Mahfudz menanggapi rencana renovasi amount commode DPR. Hal ini disampaikan Mahfudz kepada detikcom, Sabtu (7/1/2012). Ia heran dengan pola sejumlah proyek di DPR selama ini. Termasuk proyek renovasi commode yang dilakukan berkala, kemudian mendadak ada rencana renovasi amount dengan mempersiapkan anggaran Rp 2 miliar. "Kalau belum setahun sudah rusak, lalu kenapa? Jadi kalau memperbaiki commode itu yang benar. Makanya saya kurang setuju dengan renovasi commode yang sistemnya tambal sulam," keluh Mahfudz. komeng ane Quote: buset dah maternity wakil rakyat ini , kapan merhatiin rakyatnya kalau sampai urusan buang hajat diri sendiri lebih diutamain , 2M ? cukup tuh buat ngasih makan kenyang 10000 masyrakat kurang mampu Spoiler for sumber: http://www.detiknews.com/read/2012/0...iki-tahun-lalu Jadi bagaimana pendapat pendapat agan sekalian :oterima kasih
Angga Sanusi
Angga Sanusi
Post a Comment