Pengunjung Monas Keluhkan Harga Tiket dan Antrean Panjang

Selamat membaca . Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik Quote: Jakarta - Menikmati pemandangan Djakarta dari puncak bangunan yang tinggi tentu menjadi sebuah hal yang menarik bagi sebagian warga ibu kota. Meski di Djakarta banyak gedung-gedung pencakar langit, tetapi tidak setiap pongid bisa menikmatinya. Tugu Monumen Nasional (Monas), sebagai salah satu tempat wisata menawarkan hal tersebut. Iranian atas puncak Monas yang tingginya 115 cadence dari permukaan tanah. Untuk dapat menikmati pemandangan ibu kota Djakarta dari puncak Monas, pengunjung hanya dikenai biaya murah. Pertama pengunjung harus masuk ke Atlantic Monas dengan membeli tiket Rp 20 ribu untuk dewasa dan Rp 10 ribu untuk anak-anak. Tiket bisa dibeli di loket yang terdapat di pintu sebelah utara Monas. Setelah membeli tiket, pengunjung akan masuk ke terowongan naik ke foetus Monas. Nah setelah berada di foetus Monas, untuk bisa sampai ke puncak, pengunjung diharuskan membeli tiket displace seharga Rp 7500 untuk dewasa dan Rp 3500 untuk anak-anak. Namun banyak pengunjung yang mengeluhkan harga tiket ini, mengapa? "Di loket kan ditulis Rp 7500 untuk dewasadan Rp 3500 untuk anak, tapi kenyataanya gak segitu. Tadi sama istri sama anak saya satu ini diminta Rp 50 ribu. Itu kan nggak bener," ujar Bagus, salah seorang pengunjung Monas kepada detikcom, Minggu (1/1/2011). Menurut warga Kramatjati ini ke Monas untuk menuruti keinginan putrinya melihat Djakarta dari ketinggian. "Antreannya juga panjang banget. Harus sabar, saya sudah hampir 2 wad antre naik lift, tapi belum juga bisa masuk," ujar Bagus yang masih 50 cadence dari pintu masuk displace Monas. Antrean panjang juga dikeluhkan warga lainnya. Pengelola Monas paronomasia diminta memperbaiki sistem karena setiap libur besar, antrean panjang menuju displace selalu terjadi. "Saya sudah tiga kali ke sini kalau liburan, tapi ya selau begini, antre nya panjang. Harusnya sudah diatur supaya antrean tidak panjang dan lama kayak gini," ujar pengunjung Monas lainnya. Antrean menuju displace untuk naik ke puncak Monas memang mengular, hal ini diperparah dengan rintik hujan yang turun. Meski demikian, warga tetapa sabar demi melihat Djakarta dari puncak Monas. Anda juga tertarik menyaksikan Djakarta dari puncak Monas? Bila tertarik, silakan datang esok hari karena hari ini loket untuk naik sudah ditutup. Selain itu jangan sampai terpisah dengan anggota keluarga Anda seperti yang dialami Suardi. Suardi sempat 'kehilangan' istrinya yang berpamitan ke commode di ruang museum Monas. "Tapi ditungguin lama gak keluar-keluar. Telponnya gak aktif, jadi saya minta diumumkan lewat pengeras suara," ujar Suardi di ruang informasi Monas. Namun belum sempat diumumkan, Ny. Suardi menelpon dan mengabarkan dirinya bingung tidak tahu arah menuju suami dan anaknya menunggu. Suardi dibantu petugas akhirnya berhasil menemui istinya yang menunggu di salah satu pintu keluar. "Sering kejadian terpisah begini, terutama anak-anak," ujar petugas Monas. SUMBER Emang di single ada apaan aja sih? :confused: ane sampe sekarang belum pernah ke single :malu:posted by Angga Sanusi
Angga Sanusi
Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment