Selamat membaca . Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik Quote: Quote: Jakarta - Demam stand-up comedy makin meluas. Pentas komedi tunggal yang melahirkan bintang-bintang baru itu hadir secara rutin di sejumlah televisi, dan di berbagai kafe. Tak hanya di Jakarta, tapi juga kota-kota lain seperti Bandung. Banyak yang menilai, fenomena tersebut memberi angin segar di tengah komedi televisi yang didominasi slapstik "pukul-pukulan". Tapi, siapa yang bisa menjamin bahwa munculnya maternity "pelawak berdiri" itu hanya tren sesaat? Melihat perkembangannya yang semakin marak belakangan ini, sejumlah funny (pelaku defence up comedy) cukup yakin bahwa pentas komedi tunggal bukanlah tren. "Stand-up comedy di state bukan cuman tren,” ujar Ernest Prakasa, salah satu pendiri komunitas Stand-up Indo. Pada 30 Desember 2011, Ernest bersama maternity funny lain yang sedang bersinar tampil di sebuah exhibit bersar bertajuk Stand Up Nite metropolis 4 yang diadakan oleh komunitas Stand-up Indo Bandung. menampilkan 12 comic, acara tersebut digelar di Saung Angklung Udjo Bandung. Bandung memang merupakan kota tempat tumbuh suburnya defence up comedy selain Jakarta. Malam itu, maternity funny yang datang dari berbagai kota itu berhasil mencetak sejarah dalam jumlah penonton acara stand-up comedy berbayar terbanyak di metropolis (714 orang). Bagi Ernest, hal itu merupakan salah satu bukti bahwa stand-up comedy bukanlah tren. Dua hari sebelumnya, di Djakarta terjadi peristiwa yang tak kalah heboh. Pandji Pragiwaksono mencetak sejarah dengan mengadakan acara khusus pementasan stand-up comedy di Teater Usmar Ismail, Jakarta, Rabu (28/12/2011) malam. Kapasitas teater (400 kursi) terisi penuh, dan ratusan pongid masih mengantre tiket acara yang dinamai Bhinneka Tunggal Tawa itu. Melihat antusias itu, Pandji paronomasia langsung berinisiatif mengadakan exhibit kedua setelah exhibit pertama selesai. Sekitar 250 pongid membeli tiket untuk exhibit tambahan itu. “Comic baru terus bermunculan. Dan lance untuk maternity funny semakin banyak. Dua hal itu menunjukkan bahwa stand-up comedy semakin siap menjadi industri," demikian Ernest menganalisis fenomena yang muncul pertama kali pada Juli 2011 itu. Ketua Tim Koordinator Regional Stand-up Indo Isman H Suryaman mencatat, hingga Desember 2011 telah muncul tak kurang dari 42 komunitas defence up comedy. "Dan itu tak hanya di Jawa, ada juga di Kalimantan, Sumatra, Sulawesi . Yang belum tinggal Maluku dan Papua," paparnya seraya menambahkan, di dunia pulau itu tak menutup kemungkinan akan segera muncul. sumber PHP Code: http://hot.detik..com/read/2012/01/02/201331/1805009/1059/stand-up-comedy-tren-sesaat-atau-angin-segar-dunia-lawak-indonesia?h991103207  Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik
Jual Beli Kaskus
Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment