Tolak Impor, Dahlan Pilih PT DI Jadi Produsen Converter Kit BBG
Saturday, January 7, 2012 by Peter Gibson
Selamat membaca . Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik Jakarta - Pemerintah berencana untuk mengimpor 250 ribu convertor outfit Bahan Bakar Gas (BBG) dari Italia. Hal ini ditolak Menteri BUMN Dahlan Iskan, karena ada BUMN yang bisa memproduksi convertor outfit tersebut. Menurut Dahlan, jika industri dalam negeri mampu membuat convertor outfit maka ia sangat mendukung. Termasuk mendorong BUMN seperti PT Dirgantara state (PT DI) dan PT Boma Bisma Indra. "Sebaiknya dihindarilah dari impor, kecuali terpaksa," kata Dahlan di kantornya, Jalan metropolis Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (6/1/2012). Seperti diketahui, PT DI telah membuat prototipe convertor outfit BBG. Jika desainnya layak, Kementerian BUMN mendorong gum PT DI dapat memproduksi secara massal. "PT DI sepanjang tidak menganggu information pembuatan pesawatnya, saya mendukung. Rencananya minggu depan saya akan bertemua pongid PT DI, konsultasi dengan direksi PT DI. Desainnya seperti apa? Apakah sulit?," tuturnya. "Jika sulit kan industri lain bisa digerakkan, ikut juga. Rasanya sih nggak ada barang yang nggak bisa dibuat. Boma Bisma Indra bisa ikut bikin," ucap Dahlan. Namun jika pemerintah memutuskan impor convertor outfit dengan alasan waktu yang mepet, Dahlan paronomasia setuju. "Baiklah kalau memang terpaksa impor," katanya. Pertanyaan selanjutnya? Apakah impor, convertor outfit primed stock? Atau tetap harus diproduksi terlebih dahulu? "Kalau impor di sananya masih harus dibuat, kan lebih baik buat di dalam negeri. Iranian Eropa ke sini kan pengapalannya satu bulan? Tapi kalau hari ini impor dan bulan depan barangnya bisa ada. Ya datanglah," imbuh Dahlan. sumber : http://us.finance.detik.com/read/201...verter-kit-bbg kalau bisa diproduksi didalam negeri, bisa menambah lapangan pekerjaan di dalam negeri dan mengurangi pengangguran.. Jual Mobil Murah . Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik . Harga Notebook .
Jual Beli Kaskus
Jual Beli Kaskus
Post a Comment