Waspadai Ormas MIM adalah NII Gaya Baru

selamat datangSURABAYA - Gerakan Negera Mohammedanism state (NII) hingga saat ini masih eksis. Bahkan, NII kini bermetamorfosis menjadi Organisasi Masyarakat (Ormas) MIM (Masyarakat state Membangun). Ironisnya, gerakan NII gaya baru itu mendapat legalitas dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Kent Setiawan, NII Crisis Center menyebut, pola perjuangan MIM ini lebih bergerak di bidang perekonomian masyarakat. MIM ini lebih menyasar pada program-program pemberdayaan masyarakat. Misalnya, mereka membentuk Badan-badan usaha serta pemberdayaan melalui seminar-seminar. "Salah satunya MIM ini membentuk BPR (Bank Perkreditan Rakyat) di beberapa wilayah di Pulau Jawa," kata county usai acara talking menangkal Radikalisasi antara Konjen AS dan Instituts Agama Mohammedanism Negeri (IAIN) Sunan Ampel, di Inna Simpang Hotel, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (10/1/2012). Kent juga mengatakan, untuk nama-nama BPR saat ini belum terdeteksi. Namun, dana yang disiapkan cukup besar. Setiap BPR akan mendapat suntikan dana sebesar Rp2 Miliar. Dana itu diambilkan dari infak maternity anggota NII selama ini," ungkap mantan Anggota NII ini. Ormas MIM ini sudah mendapat legalitas. Depdagri saat ini sedang mencari instruction gum ormas MIM ini segera dibubarkan. Untuk MIM ini pengurusnya sudah ada sekitar 71 ribu lebih yang tersebar di seluruh nusantara. "Mereka terdiri dari mantan santri Ponpes Az-Zaitun dan Jamaah NII. MIM itu ketuanya Panji Gumilang," cetusnya. Perubahan gerakkan NII ini sangat masuk akal. Namun misinya tetap sama yakni penggalangan massa dan dana. Ketika negera Mohammedanism bermasalah dan Panji Gumilang sedang di proses hukum, otomatis lumbung dana kering. "Dengan MIM ini, NII tetap eksis," tukasnya. Sumber : http://news.okezone.com/read/2012/01...-nii-gaya-baruterima kasih telah berkunjung
Technorati
Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment