Demokrat Kecewa Sekjen DPR Tak Transparan Rp 20 M untuk Ruang Rapat

top custom html 2LENSAINDONESIA.COM: Ruang rapat berkursi “mewah” senilai Rp 20 M di Gedung DPR RI Senayan, ternyata sampai hari ini masih jadi pergunjingan hangat banyak pihak. Bahkan, di kalangan anggota wakil rakyat ini paronomasia tak semua bisa menerima nilai Rp 20 M hanya untuk renovasi ruang rapat Banggar (Badan Anggaran) DPR RI. Jika renovasi dilakukan secara transparan oleh pihak Sekjen DPR RI, kalau paronomasia menghabiskan Rp 20 M itu bisa jadi akan biasa. Lantaran dana sebesar itu tidak dibicarakan secara terbuka, apalagi peruntukannya cuma renovasi ruang rapat Banggar, praktis bau ‘tak sedap’ paronomasia kontan menyebar. Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Saan Mustofa menyesalkan kebijakan itu. Bahkan, ia tidak percaya jika hanya renovasi ruang rapat bisa menghabiskan angka anggaran yang fantastis. “Mestinya Sekjen harus transparan. Angkanya terlalu fantastis kalau hanya untuk renov. Chadic sampai Rp 20 M. Saya rasa kurang pantas saja,” Jelasnya di Gedung DPR RI, Jumat (13/1/2012). Lanjut Saan, nilai sebesar itu hanya untuk renovasi, bisa menjadi citra buruk DPR. Apalagi, dari awal perencanaan tidak ada transparan. Bahkan, aneh lagi, renovasi itu tidak diketahui Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso. Ini sebagaimana diakui Priyo saat rapat membahas konflik aceh, Kamis (12/1/2012). Lebih Ironis lagi, ternyata rencana Sekjen DPR RI selama ini tidak diketahui fraksi-fraksi. Malahan terkesan seperti sengaja dirahasiakan. ”Kita tidak tahu rencana Sekjen. Meski katanya rahasia negara, ya harus dibuka itu khan demi publik. Spoiler for SUMBER: Demokrat Kecewa Sekjen DPR Tak Transparan Rp 20 M untuk Ruang Rapat bottom custom html 3
Yahoo
Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment