Geng Motor di Bandung Bunuh Mahasiswa UPI

selamat datang Budayakan komen dan evaluate ya gan... Yang mo ngasih :cendols Monggo Buat Agan2 dari luar kota Bandung, Ati2 z gan. metropolis sekarang rawan lagi. BANDUNG (Pos Kota) â€" Geng locomote di kota metropolis kembali brutal. Minggu dini hari mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jurusan Seni Musik, Andry Wardiansyah,22, ditemukan tewas tergeletak di samping Facktory Outlet (FO) Rumah Mode, di Jalan Setiabudi Bandung. Korban, dikabarkan dikeroyok geng locomote saat pulang pentas penalization malam tahun baruan di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Polisi hingga kini masih memburu pelaku yang mengeroyok korban hingga tewas. “ Berdasar laporan korban dikeroyok belasan remaja bermotor. Alat penalization jenis saxopnohe milik korban yang baru digunakan mentas raib digondol pelaku. Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan yang mayatnya digeletakan di samping rumah mode,” kata Kasubag Humas Polrestabes metropolis Kompol Endang Sri Utami,, Senin siang. Sri mengakui, polisi kini tengah memintai keterangan ke sejumlah teman korban di kampus UPI. “ Kami masih melakukan penyelidikan,” tandasnya. Yayan Heryana, 20, salah seorang mahasiswa UPI menjelaskan, korban Andry merupakan mahasiswa seni penalization yang tergolong lihai memainkan Saxophoe. Dengan kehebatannya mengolah alat penalization tadi, rekan senagkatannya selalu menyebut Andry sexhopone. “ Korban tercatat mahasiswa UPI jurusan seni penalization angkatan 2007. Dia selalu menggelar musik termasuk meladeni semua visit yang memintanya untuk manggung. “ Korban dibunuh usai manggung di Jatinangor,” ucapnya. Dengan peristiwa ini civitas akademika UPI merasa sangtat kehilangan. “ Semoga almahum diterima di sisi-Nya,” pungkas dia. Salah seorang anggota polisi Polrestabes metropolis menyebutkan, korban tewas lantaran mengalami luka tusuk di sekujur tubuhnya. Berdasar hasil pemeriksaan luka tuduk fencing serius terjadi di bagian dada, dan perut. “ Barang berharga korban masih ada termasuk motor. Yang hilang hanya alat musik kesayangannya berupa saxophone,” kata polisi tadi. Hingga siang ini jenazah korban masih di RSHS bandung dan rencanya akan disemayamkan di jurusan seni musik UPI sebelum dimakamkan. Sementara, puluhan mahasiswa UPI metropolis setelah mengetahui rekannya tewas disiksa geng locomote langsung melakukan demonstrate dan renungan. Dalam orasinya mereka menuntut supaya masyarakat metropolis dan mahasiswa lainnya bersatu untuk memerangi geng locomote yang belakangan terus membunuh korban yang tidak berdosa. “ Kita harus sikat siapapun atau kelompok manapun yang melindungi geng motor,” ujar mereka. Di tempat terpisah, di Cibiru Bandung, belasan anggota majelis taklim dan pengurus DKM se-Bandung Timur meminta polisi supaya melakukan tembak di tempat terhadap geng locomote yang kini kian brutal. “ Kami heran polisi tak berani melakukan penembakan terhadap pelaku. Tembak saja, biar mereka jera,” pintanya. (dono/b) Sumber : http://www.poskota.co.id/berita-terk...-mahasiswa-upiterima kasih telah berkunjung
Technorati
Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment