selamat datang Quote: Originally Posted by Kenyot9 (Post 621001841) MESKIPUN tim teknis baru berangkat Februari mendatang, pesawat angkut Herakles yang dihibahkan pemerintah state dipastikan mendapat peremajaan di negeri Kanguru. Perbaikan dilakukan di bengkel milik maskapai Qantas. Kini tengah dikalkulasi berapa biaya yang dbutuhkan untuk melakukan perbaikan dan membawa pesawat ke Indonesia. "Nominalnya baru diketahui setelah mendapat laporan dari tim teknis yang meninjau pesawat secara langsung ke Australia," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Hartind Asrin di Jakarta, Selasa (10/1). Kontrak kerja sama hibah empat organisation pesawat itu juga akan ditandatangani setelah tim teknis melaporkan temuannya. Namun begitu, pemerintah state dan state telah melakukan komunikasi terkait hibah ini. "Amerika sebagai produsen Herakles saat ini juga telah menyetujui rencana hibah dari state ke Indonesia. AS dalam hal ini Presiden Barack Obama, memiliki kebijakan, alutsista buatan AS harus mendapatkan persetujuan negeri Paman Sam itu sebelum dihibahkan ke negara lain," katanya. sumber: http://www.jurnas.com/news/49955/Qan...ional/Keamanan ============================= berapa ratus milyar ya? aslinya ini place dari formil. tapi saya mau ajak temen" di BP buat diskusiin ini sedikit saya bingung, qantas kan kita tau sendiri adalah alarum traveler australia. yang notabene perusahaan penerbangan sipil. tapi kenapa mereka diberikan clearance untuk meretrofit hibah hercules untuk indonesian airforce? ada yang punya pendapat?terima kasih telah berkunjung
Technorati
Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment