Kolor & Beha Lenyap, Polisi Sigap Menangkap Samsu

selamat dateng Quote: Kisah Pelaut Berujung Penjara, Dituduh Curi Celana Dalam & BH Andi Saputra - detikNews Senin, 09/01/2012 06:36 WIB Share ilustrasi Jakarta - Petualangan cinta seorang Pelaut, Samsu Alam (39), dengan wanita selingkuhannya Dede Juwitawati berakhir di Rutan Salemba. Anehnya, Samsu dipenjara bukan karena perbuatan zina yang dilakukan keduanya, tapi karena dituduh mencuri BH dan celana dalam Juwita. "Ironisnya, laporan pencurian celana dalam dan BH ini dilakukan oleh Juwita sendiri, yang telah hidup bersama satu atap dengan Dede,” kata kuasa hukum Dede, Jefri painter Kam, saat berbincang dengan detikcom, Senin, (9/1/2012) pagi. Kisah ini berawal dari pertemuan Samsu dengan Juwita pada Apr 2011. Hubungan ini lalu berlanjut dengan tinggal bersama tanpa hubungan pernikahan. Samsu yang seorang pelaut ini menyewa sebuah kontrakan di Tanjung Priok dan terakhir mereka pindah ke Ciracas, Djakarta Timur, untuk mereka tinggali bersama-sama. "Juwita yang juga PNS di instansi pemerintah di Ciracas ini mengajak 2 pongid anaknya untuk tinggal bersama di kontrakan tersebut," beber Jefri. Layaknya suami istri dalam sebuah keluarga, pertengkaran juga mewarnai 'rumah tangga' mereka. Suatu kali, bahkan Samsu sempat menampar Juwita, yang berujung diadukannya Samsu karena melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ke Polsek Ciracas. "Samsu sempat ditahan selama 15 hari, namun dalam perkembangannya laporan tersebut akhirnya di SP3-kan, dan semenjak itu hubungan mereka menjadi renggang," kisah Jefri. Sejak keluar dari tahanan pada 26 Sept 2011 Samsu lalu memutuskan untuk pisah ranjang. Lalu ia mengemasi barang dan memilih untuk tinggal di rumah iparnya di Tanjung Priok sambil sesekali mengunjungi kontrakannya di Ciracas. Pada Oktober 2011, Samsu mendapat panggilan melaut. Lantas Samsu paronomasia berkemas dan bersiap-siap untuk melaut. Namun tak disangka ketika mengemasi barang bawaannya, terselip-lah celana dalam dan BH wanita milik Juwita. Mengetahui adanya pakaian dalam yang terbawa olehnya, Samsu paronomasia menghubungi Juwita melalui HP untuk memberitahukan dan mengembalikannya. Akhirnya Samsu memutuskan mendatangi Kontrakan di Ciracas untuk mengembalikan pakaian dalam milik Juwita tersebut. "Sekaligus membicarakan rencananya untuk melaut," cerita Jefri. Ketika mendatangi kontrakan di Ciracas, ia tidak mendapati Juwita. Lalu dia menunggu di warung dekat kontrakan. Tak lama menunggu disana, Samsu didatangi oleh dua pongid polisi yang salah satunya adalah perwira menengah dari Polsek Ciracas untuk menangkapnya. Samsu ditangkap dengan tuduhan melakukan pencurian atas laporan dari Juwita. "Kamu maling pakaian dalam ibu Juwita ya. Sampai-sampai ia tidak memakai pakaian dalam," seru polisi yang menangkap, Ipda Irawan, kepada Samsu seperti ditirukan Jefri. Kemudian Samsu Si Pelaut paronomasia diborgol dan ketika sampai di Polsek Ciracas, tas digeledah dan ditemukan satu buah celana dalam wanita dan satu buah BH. Hingga kini, Samsu meringkuk di Rutan Salemba. "Celana dalam dan BH yang sedianya ingin dikembalikan oleh Samsu kepada Juwita tersebut justru dijadikan bukti untuk menjerat Samsu dengan pasal pencurian," ungkap Jefry menyesalkan tindakan aparat. (asp/mad) http://www.detiknews.com/read/2012/0...?991104topnews kasian juwita, PNS yg hanya punya satu kolor dan beha, sampai2 tak memakai beha dan kolor gara2 kepunyaan satu2nya terbawa samsu:berdukasterima kasih
Angga Sanusi
Bookmark and Share

0 comments:

Post a Comment