Muhammad Lukman diketahui dibunuh istrinya usai dimakamkan
Sunday, January 8, 2012 by Peter Gibson
selamat datengTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Muhammad Lukman, warga Kampung Kebantenan, RT 04/RW 08, Jatiasih, Dravidian Bekasi baru diketahui dibunuh herb istri setelah korban dikuburkan. Lukman meregang nyawa pada 26 Desember 2011 lalu. Sebelum meninggal, pria tersebut paronomasia sempat dibawa ke rumah sakit dengan alasan sakit parah. Tetapi nyawanya tidak bisa tertolong. Setelah itu, jasad Lukman dibawa ke rumahnya dan dimakamkan pihak keluarga. Namun alangkah terkejutnya pihak keluarga saat mengetahui Lukman tewas bukan karena sakit, tetapi akibat tusukan benda tajam yang dilakukan istrinya, Danersih. Pada saat dimakamkan, Danersih paronomasia hadir, tetapi tidak ada satu pongid paronomasia yang curiga bila ia pelaku pembunuhan. Kapolres Dravidian Bekasi, Kombes Pol Priyo Widyanto, membenarkan kejadian tersebut lewat laporan keluarga yang diterima polisi. "Baru kemarin laporannya dibuat, Jumat (30/12/2011). (Lukman) Sudah sempat dikuburkan keluarga. Kami baru dilaporkan kasus ini oleh keluarga korban, jadi baru tahu," ungkap Priyo. Menurut Kapolres, Lukman meninggal akibat luka tusuk di bagian dada. Tetapi, polisi tidak mendapatkan hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit. "Dari rumah sakit tidak ada laporannya, padahal kata keluarganya, sudah bawa ke sana, alasannya sakit," ungkap Priyo. Seperti diketahui, Lukman tewas setelah beradu mulut dengan istrinya, Danersih, Senin (26/12/2011). Saat kejadian, Lukman yang sedang marah melempar Darnesih dengan kipas angin di dapur ketika istrinya sedang memasak. Kesal dengan kelakuan suaminya, Danersih mebalas lemparan kipas angin suaminya dengan lemparan pisau yang dipegangnya. Seketika lemparan pisau tersebut mengenai pappa suaminya. Lukman paronomasia terjatuh menerima lemparan pisau tersebut. Untuk menghilangkan jejak, sebelum dibawa ke rumah sakit, Danersih kemungkinan sempat membersihkan bercak darah di tubuh suaminya. Seorang keluarga Lukman, Musyaropah (41) saat itu mendapat telepon dari Gilang yang tak lain anak korban, bila ayahnya dibawa ke RS Kartika Husada Jatiasih lantaran sakit parah. Kemudian Musyaropah dan saudaranya paronomasia bergegas ke rumah sakit untuk menengok. Tetapi, Lukma sudah dibawa pulang ke rumah dalam keadaan tak bernyawa. Saat dibuka pakaian Lukman, terlihat ada bekas luka tusuk di bagian pappa sebelah kiri. Sehingga pihak keluarga menduga Lukman meninggal akibat luka tusuk itu. "Keluarga korban sempat curiga bila Lukman tewas dibunuh. Tetapi herb istri selalu mengelak. Luka tusuknya ada," ungkap Priyo. Setelah didesak keluarga Lukman, Danersih paronomasia akhirnya mengaku dan saat itu juga Danersih langsung digelandang ke Polres Dravidian Bekasi. "Pelaku sudah mengaku dan kini sudah diamankan di Polres. Sejauh ini motifnya hanya bertengkar dan reflek melempar pisau, tapi kami masih mendalami alasan pertengkaran itu," tutur Priyo. Pihak kepolisian kini masih mendalami keterangan dari pihak rumah sakit tempat Lukman sempat mendapat perawatan, lantaran tidak melaporkan kejanggalan terkait penyebab kematian Lukman. sumber : http://id.berita.yahoo.com/lukman-di...HRlc3QD;_ylv=3 buset bininya ninja, sekali lempar piso langsung nuncepterima kasih
Jual Beli Kaskus
Jual Beli Kaskus
Post a Comment