Pohon SBY Tumbang di Istana
Thursday, January 5, 2012 by Peter Gibson
Selamat membaca . Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik Pohon trembesi dengan plakat hitam bertuliskan "Ditanam oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono" itu paronomasia kembali tegak dan rapi seolah-olah tidak pernah tumbang. Di tengah hujan badai yang menimpa Djakarta siang ini, tidak hanya pohon-pohon di jalan yang tumbang, pohon "Presiden SBY" paronomasia tercabut ke akarnya. Pada saat terjadi hujan besar siang ini, sekitar pukul 14.15 WIB pohon tersebut tercabut hingga ke akarnya. Seorang staf Istana memerintahkan petugas tanaman Istana menangani pohon tersebut. Sekitar 10 petugas taman berseragam hijau membereskan pohon di halaman Istana ketika Yudhoyono sidang kabinet Paripurna bidang Politik, Hukum dan Keamanan bersama jajaran menteri Kabinet state Bersatu II. Petugas membereskan pohon setinggi tiga cadence dengan merampingkan dedaunan bagian atas. Mereka berusaha mendirikan pohon tersebut kembali dengan tiang-tiang kayu di sekeliling pohon. Pohon trembesi dengan plakat hitam bertuliskan "Ditanam oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono" itu paronomasia kembali tegak dan rapi seolah-olah tidak pernah tumbang. Pohon trembesi yang tumbang di halaman Istana terletak di depan Kantor Presiden. Pohon itu ditanam oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 8 Juli 2010. Pada saat itu, ditanam tiga pohon trembesi sebagai pengganti pemotongan satu cabang pohon trembesi yang sudah hidup di Istana Negara puluhan tahun. Pemotongan cabang trembesi dilakukan karena sudah mengganggu. Pohon trembesi Yudhoyono ditanam di pinggir halaman menghadap ke Kantor Presiden, sedangkan dua pohon lainnya ditanam oleh Wakil Presiden Boediono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono di sisi lain halaman Istana. Pohon trembesi yang ditanam Yudhoyono sebenarnya sudah berusia lima tahun dan berukuran lebih besar daripada pohon Boediono dan Ani. Akibat badai hujan yang berlangsung sekitar 30 menit siang tadi, di kompleks Istana dan Sekertariat Negara juga terdapat banyak pohon tumbang. Bahkan di tempat parkir di Sekertariat Negara beberapa pohon patah dan menimpa mobil dan motor-motor yang terparkir. http://www.beritasatu.com/peristiwa-...di-istana.html ternyata pohon paronomasia bisa meniru tuannya sudah di cabut ditanam kembali biar gagah dan besarnya sama juga :malus Jual Mobil Murah . Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik . Harga Notebook .
Jual Beli Kaskus
Jual Beli Kaskus
Post a Comment