Unggah Foto Anak di Facebook, Pasangan Suami-Istri Ditangkap
Sunday, January 1, 2012 by Peter Gibson
Selamat membaca . Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik KOMPAS.com - Pasangan suami-istri di Arizona, Amerika Serikat, ditangkap setelah mengunggah foto anak-anak mereka di jejaring sosial Facebook. Foto tersebut memperlihatkan seorang bayi dan balita dalam posisi tak berdaya karena tangan dan kakinya diikat, mulutnya paronomasia disumpal dengan lakban. Pihak berwenang menangkap Frankie Almunia (20 tahun) dan Kayla Almunia (19 tahun) karena diduga melakukan tindak kekerasan terhadap anak. Bayi dan balita itu masing-masing berusia 2 tahun dan 10 bulan. Foto-foto dua bocah itu diunggah ke akun Facebook herb ibu. Menurut Sheriff Coconio County, Komandan Rex Gilliland, ada foto yang menunjukan salah seorang anak digantung dalam posisi longlegs di atas. Kepada penyidik, kedua pongid tua membantah mereka telah melakukan kekerasan. Karena, foto-foto tersebut hanyalah lelucon belaka dan tak ada maksud merugikan anak-anak mereka. "Sudah jelas bahwa anak-anak itu ditempatkan dalam posisi yang ekstrim. Raut wajah mereka menggambarkan ketakutan. Bagaimana bisa ini dikatakan sebuah lelucon?" kata Gilliland menampik alasan pasangan suami-istri itu. Selain itu, pihak berwenang juga telah menyita selusin foto serupa yang tidak diunggah ke Facebook. Pihak berwenang langsung menuju ke lokasi kejadian, setelah ada seseorang yang melihat foto-foto itu di Facebook, lalu melaporkan hal ini ke Arizona Child Abuse Hotline. Gilliland mengatakan, si pelapor mengenal dan mengetahui di mana pasangan tersebut tinggal. Sejak Kamis (28/12/2011), pihak berwenang menahan pasangan suami istri itu di penjara Coconia County. Sementara anak-anak mereka diserahkan ke anggota keluarga yang lain. Btw, cardinal numpang lapak gan. Bagi YANG MAU MENERJEMAHKAN SKRIPSI/THESIS atau offering riset atau bahan kuliah dan dokumen apapun dari Inggris-Indonesia atau sebaliknya, silahkan ke Lapak cardinal gan disini Atau DISINIposted by Angga Sanusi
Angga Sanusi
Angga Sanusi
Post a Comment